BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Home / Kesehatan / Penyebab Mabuk Perjalanan dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mabuk Perjalanan dan Cara Mengatasinya

Groufiee.com – Akhir tahun merupakan waktu favorit untuk liburan keluar kota atau ketempat rekreasi baru yang belum perna kira kunjungi.  Akan tetapi banyak yang enggan untuk liburan karena sering mengalami mabuk perjalanan seperti mual, muntah-muntah, pusing kepala dan tidak bertenaga.  Tentu liburan pun jadi tidak menyenangkan lagi kalau dalam perjalanan sudah merasa tidak enak badan.

Kenapa mabuk perjalanan sering terjadi?  Tentu daya tahan tubuh orang berbeda-beda.  Kemampuan tubuh menyesuaikan diri terhadap gerakan mobil dapat berbeda setiap orang sehingga ada yang lebih mudah mabuk ada yang tidak.  Kebiasaan juga dapat mempengaruhi seseorang sehingga orang yang sering berkendara lebih tahan terhadap mabuk.

Mabuk perjalanan biasanya juga disebut dengan sakit gerak atau motion sickness. Hal ini disebabkan oleh terjadinya ganguan input sensori yang diterima oleh otak. Otak menerima keadaan dimana tubuh sedang dalam keadaaan diam dan bergerak secara bersamaan sehingga menbuat tubuh menjadi tidak seimbang, kepala menjadi pusing dan perut menjadi mual.

Indra penglihatan memberi sinyal bergerak saat melihat ke luar mobil sedangkan sistem vertibular mengirim sinyal bahwa kita sedang duduk sehingga berlawanan. Dalam kejadian yang berbeda yaitu saat tubuh telah menyesuaian diri terhadap keadaan mobil yang bergerak, tubuh memberikan sinyal yang berbeda saat mata fokus pada buku bacaan atau handphone yang berada dalam posisi diam sehingga sinyal yang masuk menjadi berlawanan. Sistem vertibular berada di telinga sebelah dalam. Sistem ini berguna dalam mendeteksi gerakan dan gravitasi. Sekaligus, sistem berupaya menggirim sinyal menuju otak sehingga tubuh menjadi seimbang. Perbedaan sinyal yang diterima bagian otak yang bernama thalamus. Setelah mendapatkan kesimpulan dari tubuh Anda, biasanya sering berakhir dengan kesimpulan bahwa tubuh Anda keracunan. Sehingga otak Anda akan bereaksi cara memuntahkannya atau setidaknya mengirim reaksi mual dan pusing.

Baca juga:  Berkunjung ke palembang, wajib coba makanan ini..

Selain dari faktor dari dalam tubuh faktor eksternal juga mempengaruhi mabuk perjalanan ini. Biasanya jika waktu perjalanan cukup panjang. kendaraan yang bergerak ke kiri, ke kanan, atau naik-turun yang terus berulang terjadi pada tubuh yang sedang duduk di dalam kendaraan menjadi jenuh dan lelah, gerakan berulang tersebut lantas membuat kepala terasa pusing dan pada akhirnya memicu rasa mual dan muntah-muntah.

Aroma yang masuk melalui indra penciuman merupakan salah satu sinyal yang dapat juga mengganggu keseimbangan tubuh.  Aroma seperti parfum, pengharum mobil dan aroma menyengat lain.  Selain itu asap rokok juga merupakan faktor yang dapat dibaca oleh bagian otak thalamus sebagai sinyal yang menyimpulkan tubuh keracunan sehingga kita merespon dengan pusing dan mual. Apabila tidak ditanggapi dengan cepat pusing dan mual dapat diikuti dengan muntah-muntah.

Cara mencegah terjadinya mabuk perjalanan adalah sebagai berikut

1. Dengan mengusahakan tubuh berada dalam kondisi senyaman mungkin saat berkendara dan melakukan perjalanan jauh.  Tubuh yang sehat akan lebih mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan gerakan.

2.  Selain itu usahakan perut terisi agak tidak masuk angin sehingga tubuh menjadi lemah.

3.  Hindari asap rokok dan bau menyengak yang membuat tubuh tidak nyaman.

4.  Sebaiknya tidak membaca buku atau bermain handphone saat dalam perjalanan.

5.  Siapkan obat anti mabuk atau minyak angin.  Obat anti mabuk biasanya memberikan efek mengantuk sehingga gunakan seperlunya saja.

6.  Siapkan cemilan. Makan saat sudah merasa pusing sehingga mengalihkan perasaan tidak nyaman.  Selain itu ngobrol dan bercanda dengan teman seperjalanan akan membuat lebih nyaman dalam perjalanan.

Semoga bermanfaat dan perjalanan anda menjadi lebih seru.

Selamat berlibur!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *